Pasang Iklan Gratis

Said Iqbal tampil nyentrik pakai kacamata Oakley di rakernas KSPI: Gak kuat lihat cahaya

 Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh yang juga menjabat sebagai Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mencuri perhatian saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KSPI 2026 di The Acacia Hotel, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

Pantauan langsung wartawan Tribunnews.com di lokasi acara, Said Iqbal tampil mencolok dan tampak nyentrik dengan mengenakan kacamata berwarna hitam pekat ketika diwawancari oleh awak media yang menunggu di koridor utama.

Dari penelusuran visual pada logo yang berada di batang kacamata yang digunakannya, aksesoris tersebut bermerek Oakley dengan model yang identik dengan seri Oakley Sylas.

Namun, penampilan tersebut bukan sekadar untuk bergaya atau pamer tren fesyen di depan kamera pewarta.

Kacamata hitam tersebut berfungsi khusus sebagai proteksi medis untuk menghalangi paparan cahaya langsung dari lampu sorot kamera lantaran dirinya baru saja selesai menjalani operasi.

Alasan Medis di Balik Kacamata Oakley

Sebelum memulai sesi wawancara cegat (doorstop), Said Iqbal langsung melayangkan permohonan izin kepada para jurnalis televisi dan fotografer yang telah menyalakan lampu sorot kamera.

Kondisi fisiknya yang sensitif terhadap pendaran cahaya terang membuatnya harus mengenakan pelindung mata tersebut.

"Saya izin pakai kacamata ya, habis operasi. Enggak kuat lihat cahaya," ucap Said Iqbal kepada wartawan sebelum memulai sesi wawancara di lokasi Rakernas.

Pernyataan tersebut juga dikonfirmasi dan dibenarkan oleh Wakil Presiden KSPI, Kahar S Cahyono.

Kahar menegaskan bahwa sang pimpinan buruh memang tidak kuat jika harus melihat pendaran sinar lampu sorot secara langsung dalam masa pemulihan ini.

"Ya, benar," kata Kahar kepada Tribunnews.com.

Tagih Komitmen Pemerintahan Bersih Prabowo

Meski kondisi fisiknya belum pulih total pascaoperasi, Said Iqbal tetap memimpin jalannya sidang pleno untuk merumuskan arah perjuangan organisasi.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan Rakernas ini nantinya akan memutuskan beberapa hal prinsipil dalam garis perjuangan KSPI ke depan.

"Yang pertama, kita ingin memastikan agenda besarnya adalah pemerintahan yang bersih akan menciptakan buruh yang sejahtera," tegas Said Iqbal.

Ia kemudian mencontohkan sejumlah negara yang memiliki sistem pemerintahan bersih dan terbukti berhasil menyejahterakan rakyatnya, seperti negara-negara Skandinavia, yakni Finlandia, Norwegia, Swedia, Denmark, hingga Islandia.

Menurutnya, pemerintahan yang bersih dan angka korupsi yang ditekan habis akan mengakibatkan anggaran keuangan negara bisa dialokasikan murni untuk membuat buruh menjadi sejahtera.

"Pemerintahan Prabowo Subianto selalu menekankan pemerintahan yang bersih. Oleh karena itu melalui Rakernas, KSPI ingin mengingatkan kembali Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan komitmennya, ideologinya, untuk membangun pemerintahan yang bersih sebagaimana disampaikan dalam pidato pelantikan beliau," sambung Said Iqbal.

Sebagai pimpinan Partai Buruh dan KSPI, ia menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, nasib kaum pekerja akan jauh lebih terjamin.

Salah satu indikator kebijakan yang diapresiasi adalah keputusan kenaikan upah minimum 2025 sebesar 6,5 persen.

"Kenaikan upah minimum 2025 sebesar 6,5 persen, setelah 10 tahun tidak pernah ada kenaikan upah (yang signifikan), maka akan meningkatkan daya beli buruh," tutupnya.

0 Response to "Said Iqbal tampil nyentrik pakai kacamata Oakley di rakernas KSPI: Gak kuat lihat cahaya"

Post a Comment