Pasang Iklan Gratis

Gelandang Real Madrid lempar pesan sarkas tersirat, sindir rekan setim atau pelatih

 Gelandang Real Madrid, Dani Ceballos, belakangan ini membuat unggahan di akun Instagram pribadinya yang terkesan menyindir kondisinya saat ini di klub.

Melalui unggahan tersebut, pemain berkebangsaan Spanyol ini secara implisit menyiratkan ketidaknyamanannya di ruang ganti El Real.

Dikutip dari Tribuna, Ceballos menuliskan, "Kami tidak punya banyak teman di sini. Loyalitas itu mahal."

Pesan tersebut muncul di tengah situasi Ceballos yang minim mendapatkan kesempatan bermain di bawah kepemimpinan pelatih baru, Alvaro Arbeloa.

Fakta di lapangan memang menunjukkan bahwa Ceballos jarang diturunkan sejak Arbeloa mengambil alih kursi kepelatihan dari Xabi Alonso.

Dari tujuh pertandingan di bawah arahan Arbeloa, Ceballos hanya mendapatkan kesempatan bermain sebanyak tiga kali.

Kesempatan bermain yang didapatkannya pun sangat terbatas dengan durasi maksimal hanya 45 menit per pertandingan.

Bahkan dalam pertandingan krusial Liga Champions melawan Benfica yang berakhir dengan kekalahan Los Blancos, Ceballos sama sekali tidak diturunkan.

Arbeloa justru lebih memilih untuk memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda dari tim Castilla.

Situasi ini semakin mencurigakan ketika dalam kemenangan penting Real Madrid atas Valencia dengan skor 2-0 di Stadion Mestalla, Ceballos tidak turut dalam perayaan tim.

Pemain bernomor punggung 19 tersebut kembali harus puas menjadi penghangat bangku cadangan Los Galacticos dalam pertandingan tersebut.

Cedera yang dialami oleh Jude Bellingham semestinya bisa membuka peluang bagi Ceballos untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain.

Namun, Arbeloa tampaknya lebih memilih untuk memercayai Jorge Cestero, pemain muda berusia 19 tahun yang merupakan produk akademi La Fabrica.

Cestero, yang usianya 10 tahun lebih muda dari Ceballos (29), justru lebih dipercaya oleh Arbeloa, termasuk dalam pertandingan penting melawan Benfica beberapa waktu lalu.

Hal ini menarik untuk dicermati mengingat Arbeloa sendiri merupakan mantan pelatih tim Castilla yang baru-baru ini dipromosikan untuk menangani tim utama Real Madrid.

Pergeseran kepercayaan terhadap pemain muda dari Castilla ini bisa jadi merupakan salah satu faktor yang membuat Ceballos merasa terasingkan di klub.

Ceballos sendiri memiliki rekam jejak yang tidak bisa dipandang sebelah mata dengan 13 caps bersama Timnas Spanyol.

Sebelum bergabung kembali dengan Real Madrid untuk musim 2021-2022, jebolan akademi Real Betis itu sempat dipinjamkan ke Arsenal untuk mendapatkan jam bermain.

Situasi terkini sang pemain menjadi sorotan di tengah persaingan ketat Real Madrid untuk mengejar puncak klasemen Liga Spanyol yang saat ini ditempati oleh Barcelona.

Saat ini Madrid menempati posisi kedua dengan koleksi 57 poin.

Mereka tertinggal satu poin dari Barcelona yang mengumpulkan 58 poin.

Adapun unggahan Ceballos di media sosial semakin menguatkan spekulasi bahwa situasi internal klub sedang tidak baik-baik saja.

Minimnya menit bermain dan preferensi pelatih terhadap pemain akademi klub menjadikan posisi Dani Ceballos di Real Madrid semakin dipertanyakan.

Dengan persaingan yang semakin ketat dan kontraknya yang akan habis pada 2027, masa depan gelandang berusia 29 tahun ini di Santiago Bernabeu menjadi tidak menentu.

0 Response to "Gelandang Real Madrid lempar pesan sarkas tersirat, sindir rekan setim atau pelatih"

Post a Comment